Merencanakan Training Outbound Efektif
19 April 2012
Category:
Training Views: 1,975
Comments: 0

Merencanakan Training Outbound Efektif

training outboundPeningkatan kualitas sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan atau instansi perlu dilakukan secara berkelanjutan dan berkala. Hal ini dilakukan untuk menjaga dinamika bekerja secara tim. Salah satu cara agar dapat menghasilkan sebuah kerjasama tim yang efektif diperlukan pelatihan semisal Training Outbound.

Training Outbound menawarkan berbagai macam permainan atau simulasi fisik yang membutuhkan kesolidan dan kerjasama yang tinggi. Training outbound biasanya dilaksanakan di alam terbuka karena selain membutuhkan ruang yang lebih luas, training outbound juga memerlukan suasana luar ruang sebagai bagian dari pembelajaran.

Kompetensi seseorang maupun tim bisa ditingkatkan melalui pengembangan wawasan dan keilmuan, skill, dan sikap atau karakternya. Inilah sebenarnya tujuan utama training outbound, menggali dan meningkatkan skill dan karakter individu dan membentuk tim yang tangguh. Untuk hasil yang optimal, training outbound idealnya dilaksanakan selama kurang lebih 3 hari. Selain itu fasilitas outbound harus memadai dan dipandu oleh instruktur yang berpengalaman. Dan yang terpenting, training outbound harus fokus pada target, bukan pada kegiatannya itu sendiri.

Sebelum melakukan training outbound, terlebih dahulu harus disusun perencanaan dan persiapan yang dibutuhkan, termasuk segala macam hal yang dapat menunjang keberhasilan tersebut.  Berikut ini adalah beberapa hal yang harus  dipersiapkan agar training outbound berjalan maksimal dan menghasilkan target yang direncanakan.

1. Tetapkan Tujuan secara terperinci

Apa target yang ingin dicapai dalam training outbound? Setiap pelatihan  pasti memiliki tujuan dan target yang ingin diraih. Apakah untuk membangun kerjasama dan kekompakan (team building)? Memacu semangat berprestasi (achievement motivation)? Apakah untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan (leadership)? Ataukah hanya ingin menumbuhkan kebersamaan dan fun recreation? Tetapkan seluruh target secara terperinci sejelas-jelasnya, dan komunikasikan dengan panitia atau penyedia jasa training.

Penetapan tujuan dan target inilah yang menjadi dasar dari segala hal yang akan  digunakan pada training outbound mencakup pemilihan lokasi, merumuskan materi, dan jenis-jenis simulasi yang akan dilaksanakan dalam training outbound tersebut.

2. Gunakan Penyedia Jasa Training

Sebaiknya training outbound dilakukan dengan menggunakan jasa penyedia training. Mengapa ? Karena selain mereka sudah lebih berpengalaman dalam melakukannya, mereka pun memiliki segala instrument yang dibutuhkan untuk melaksanakan training outbound tersebut.  Pilihlah penyedia jasa training outbound yang sudah berpengalaman melaksanakan kegiatan tersebut. Ini bisa anda lihat pada portofolio perusahaan maupun profil nya. Semakin panjang daftar klien berkualitas yang pernah ditangani, artinya semakin baik kualitas penyedia jasa training tersebut. Bagaimana menemukannya ? Anda bisa memanfaatkan akses internet untuk mulai melakukan pencarian.

3. Tetapkan Lokasi Kegiatan

Biasanya, pemilihan lokasi kegiatan akan dipengaruhi oleh dua hal, yakni target dan budget. Jangan lupa untuk berkomunikasi dengan para penyedia jasa training outbound untuk menetapkan lokasi yang sesuai dengan target training outbound tanpa harus merusak budget yang tersedia.

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>