palayanan prima, service excellence
12 January 2014
Category:
Service Excellence Views: 3,144
Comments: 0

4 Tips Ampuh untuk meningkatkan Pelayanan Prima

Tidak dipungkiri , saat ini pelanggan makin jeli dalam melakukan pembelian.

Karena pelanggan memiliki banyak pilihan. Jika perusahaan A tidak bisa memberikan layanan yang mereka inginkan, mereka akan berpindah ke lain hati. Bahkan pelanggan juga mengajak teman – temannya untuk tidak memilih perusahaan/produk A alagi, karena layanannya yang buruk.

Berikut 4 tips ampuh untuk meningkatkan pelayanan prima :

  1. Get close and personal: Perlu dicatat bahwa setiap organisasi butuh untuk memahami pelanggannya terutama kebutuhan, keinginan dan kecenderungan pelanggan secara personal. Kadang beda pelanggan beda sentuhan yang mereka butuhkan. Layanan personal semakin dibutuhkan . Sangat mudah untuk melakukan segmentasi pasar, namun tidak mudah memahami kebutuhan mereka secara personal. Butuh waktu dan perhatian yang lebih untuk melakukan ini
  2. Tingkatkan kemampuan pelayanan setiap staff :  Memberikan pelayanan yang sempurna tentu saja butuh kerjasama setiap lini organisasi. Dan tidak akan berhasil kecuali setiap staff di perusahaan termotivasi bukan sekedar memberikan layanan, melainkan sebuah pengalaman. Setiap staff harus betul – betu dibuatkan sebuah sistem reward & punishment untuk meningkatkan kemampuan & keinginan untuk melakukan pelayanan. Sehingga setiap staff mengetahui hal apa saja yang harus dia tingkatkan demi memberikan kepuasan pelaggan.
  3. Beirkan informasi saat itu juga : Pelanggan biasanya mengharapkan pelayanan langsung dan “real time”.  Segala informasi yang mereka inginkan haruslah informasi terbaru yang paling update. . Ketika menerima komplain, maka para customer service pun harus melayani saat itu juga. Akan sia – sia jika melayani pelanggan setelah mereka marah – marah dan meninggalkan toko Anda.
  4. Ubah informasi menjadi visi : banyak perusahaan memiliki data, data komplain, data pelanggan, data layanan dan sebagainya. Namun data itu tidak akan menjadi apa -apa jika tidak diolah menjadi sebuah visi. Visi yang berlanjut menjadi sebuah rencana tindakan. Tindakan untuk merespon dan memenuhi keinginan pelanggan. Apa yang mereka inginkan ? apakah kita bisa penuhi ?

 

Selamat mencoba…

 

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>