4 Teknik Closing Bantu Anda Dapatkan Hati Konsumen
1 March 2016
Category:
Sales
Training Views: 582
Comments: 0

4 Teknik Closing Bantu Anda Dapatkan Hati Konsumen

Apa yang pertama kali terlintas di pikiran Anda saat mendengar teknik closing? Mungkin bagi sebagian orang istilah closing masih terdengar janggal atau masih terasa asing. Pasalnya istilah ini memang tidak begitu sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, kecuali di bidang marketing. Closing sendiri sebenarnya merujuk pada keberhasilan pada penawaran, proposal ataupun promosi. Prosedur ini tidak selamanya berakhir pada penjualan, tetapi adapula kesepakatan antara penjual maupun pembeli.

Hanya saja memang closing lebih sering digunakan oleh para penjual saat menjamu calon pembeli. Momen ini bisa dibilang sebagai momen yang paling ditunggu oleh para penjual saat melayani para pembeli. Tentu tak ada artinya serangkaian promosi ataupun barang dan jasa berkualitas yang ditawarkan tanpa terjadinya closing. Dari sini tentu bisa disimpulkan bahwa closing hanya terjadi ketika pembeli melakukan transaksi pembayaran kepada penjual.

Selama ini banyak penjual yang merasa bahwa mendeskripsikan produk secara detail saja sudah bisa memikat hati para konsumen. Pada kenyataannya, tak semua penjelasan yang disampaikan akan serta merta mengambil hati mereka. Terlebih jika Anda adalah pelaku usaha online yang tidak bertatap muka langsung dengan konsumen. Meskipun begitu, penjelasan nyata atau real terkait keunggulan dan kelemahan produk tentu harus sudah dikuasai sedini mungkin.

Tetapi memang harus digarisbawahi, tak selamanya konsumen senang mendengar penjelasan tersebut. Mereka kerapkali merasa jenuh mendengar penjelasan Anda sebelum teknik closing tercapai. Oleh karena itu, cobalah untuk membangun komunikasi dua arah antara penjual dan pembeli saat penawaran terjadi. Setidaknya, ada 4 hal yang bisa dilakukan agar closing sendiri bisa tercapai antara penjual dan pembeli.

       Bangun kepercayaan atau building trust

Teknik Jitu Dalam Selling Skill For Manager.

Sebagai awal, cobalah membangun empati pada konsumen dan mulai keakraban. Tak ada salahnya mencari kesamaan diantara Anda dan calon pembeli agar mereka merasa nyaman. Di samping itu, bangunlah kongruen atau kesamaan antara gestur dan intonasi kata yang dikeluarkan. Dari sini, calon konsumen bisa membaca keseriusan Anda sebagai penjual dan kualitas barang serta jasa yang ditawarkan.

       Lontarkan pertanyaan untuk mengetahui kebutuhan konsumen

Kebutuhan konsumen pastinya menggiring mereka menemukan Anda sebagai penjual barang tertentu. Walaupun demikian, tak ada salahnya melakukan basa-basi mempertanyakan kebutuhan mereka. Apa sekiranya motivasi mereka sebagai salah satu teknik closing yang bisa Anda lakukan.

       Dengarkan problem mereka

Tak perlu terburu-buru melakukan closing jika pembeli belum merasa nyaman dengan Anda. Lebih baik mendengarkan dulu problem atau permasalahan yang ingin dituntaskan oleh pembeli. Dengan begini, Anda pun memiliki catatan, mana sekiranya produk yang bisa Anda tawarkan dan rekomendasikan. Buat pulalah komitmen dengan pembeli saat Anda sudah membaca dan menemukan solusi bagi mereka.

       Tawarkan produk Anda sebagai solusi

Pada tahapan akhir, barulah Anda bisa melakukan closing kepada calon pembeli Anda. Disini, Anda bisa mencoba menawarkan produk maupun jasa yang Anda miliki sebagai solusi tepat. Tentunya setelah menyusun serangkaian jawaban dari pertanyaan yang telah dilontarkan. Hal ini perlu pula dipertimbangkan dari masalah atau problem yang tengah mereka hadapi. Biasanya teknik closing akan jauh lebih berhasil dan konsumen secara tidak langsung terpikat dengan layanan dari Anda.

Dari pembahasan di atas, Anda tentu sudah memahami bahwa tak semua closing memang berjalan mulus. Setidaknya diperlukan kecermatan Anda sebagai penjual untuk mengenali karakter calon pembeli yang menjadi raja. Pelayanan pun menjadi kunci sukses untuk mencapai closing di setiap sesi penjualan.

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>