Strategi Dalam Memenangkan Ketatnya Persaingan Pasar
20 September 2016
Category:
Blog
Service Excellence Views: 384
Comments: 0

Strategi Dalam Memenangkan Ketatnya Persaingan Pasar

Pihak manajemen sebuah perusahaan adalah bagian yang selalu dipusingkan dengan masalah strategi memenangkan persaingan di pasar. Strategi pemasaran yang jitu akan mendapatkan respon positif dari klien sehingga meningkatkan marjin keuntungan perusahaan tiap periode.

Sayangnya, tidak semua pihak manajemen perusahaan mampu untuk melakukan hal ini karena faktor-faktor tertentu. Bahkan, cara instan yang kerap dipakai oleh pihak perusahaan adalah dengan menurunkan harga produk yang berdampak pada banyak hal utamanya keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan.

Karena manajemen pemasaran adalah jantung untuk menigkatkan marjin keuntungan usaha Anda, sebagai bagian dari SDM manajemen, Anda bisa mempelajari tips berikut yang akan sangat bermanfaat dalam karir Anda.

1. Carilah kompetitor paling handal dalam persaingan ini.

7-know-competitionSebagai badan usaha yang sedang bersaing, Anda perlu tahu siapa saja pesaing Anda. Anda juga harus tahu siapa kompetitor terkuat Anda dan apa yang menyebabkan perusahaan itu menjadi sangat tangguh dan diminati.

Anda bisa mencari tahu hal ini melalui berbagai sumber. Setelah mendapatkan gambaran. Anda bisa mengaplikasikan strategi yang digunakan dengan cara Anda sendiri.

2. Ciptakan produk yang lain daripada yang lain

Nah, untuk menambah keunikan produk Anda dan agar produk Anda lebih mudah diingat, Anda bisa menciptakan produk baru yang unik dan menarik. Ini akan menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menjadi ciri khas perusahaan Anda.

3.  Menunjukkan keunggulan produk yang dimiliki.

Misalkan Anda sedang membuka restoran yang unik dengan berbagai macam menu. Anda bisa menunjukkan keunggulan produk dengan cara memberitahukan nilai gizi, kalori, karbohidrat, dan protein yang dikandung sehingga klien dengan keluhan kesehatan tertentu akan menyesuaikan dengan menu yang akan dipilih.

4.  Meningkatkan nilai dari produk atau jasa yang Anda jual

2-1Anda bisa menigkatkan nilai produk Anda tanpa menaikkan harga. Ini bisa Anda lakukan dengan melihat kondisi finansial perusahaan.

Hal yang bisa Anda tambahkan adalah sesuatu yang belum diberikan oleh perusahaan lain dan sedang dibutuhkan atau jika diberikan publik pasti menerima dengan senang. 

5.  Meningkatkan layanan follow up dari pihak perusahaan

Pastikan konsumen Anda merasa setiap keluhan yang diutarakan sedang didengarkan dan akan dicarikan solusinya. Jika memungkinkan, pihak perusahaan bisa memberikan jawaban secepat mungkin dan keluhan yang disampaikan juga teratasi dengan memuaskan.

6.  Memberikan saran kepada pelanggan

proactive-salesAnda bisa menambahkan nilai pada produk atau jasa yang anda tawarkan dengan cara memberikan saran kepada pelanggan yang membutuhkan.

Semisal, Anda adalah konsultan dan sedang menghadapi klien Anda, Anda bisa menambahkan layanan pra dan pasca event atau juga dengan mendatangkan konsultan senior untuk klien Anda.

7.  Meningkatkan level layanan

Anda bisa memperkuat level layanan dengan cara tepat waktu dalam menyelesaikan orderan atau dengan cara memberikan jasa-jasa tambahan lain.

8.  Membuat program khusus untuk para pelanggan

Pada momen-momen penting tertentu, Anda bisa membuat program khusus yang mudah diingat dan dibutuhkan oleh pelanggan. Orientasinya bukan hanya laba melainkan meyakinkan konsumen bahwa Anda adalah mitra usaha yang berkomitmen untuk melayani masyarakat. Semisal, Bank BRI yang mengadakan program pembayaran SPBU pertamina khusus untuk momen Lebaran.

9.  Memberikan informasi berkala

Perusahaan jasa, atau informasi, atau obligasi sangat disarankan untuk memakai layanan ini dengan mempertimbangkan penggunaan surat kabar online maupun offline yang dikirim kepada pelanggan.

10. Menempatkan personil ahli untuk mengatasi masalah tertentu.

Young businessman drawing statistic

Ini berlaku bagi Anda para pengusaha yang bergerak baik di bidang industri pertambangan atau sampai pada usaha barang pecah belah.

Pastikan Anda memilih para profesional yang paham betul aturan perusahaan dan tahu bagaimana cara mengatasi permasalahan konsumen dengan cara yang profesional
.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>