Efisiensi Tinggi Dengan Online Marketing
6 May 2012
Category:
Blog
Sales Views: 1,403
Comments: 0

Efisiensi Tinggi Dengan Online Marketing

online marketingDewasa ini, mayoritas brand besar yang sudah terkenal memiliki media digital sendiri di Internet, utamanya dalam bentuk website. Tengok saja di hampir setiap iklan televise mereka selalu mencantumkan alamat website pada bagian akhirnya. Hal ini dilakukan bukan tanpa tujuan. Brand besar paham bahwa perubahan perilaku konsumen di Indonesia khususnya, saat ini akan berkembang lebih besar melalui dunia maya.

Membangun sebuah media online untuk kepentingan perusahaan dan branding tidaklah gampang. Berbagai infrastruktur mulai dari server, hingga layout menjadi bagian penting untuk menunjang keberhasilan investasi perusahaan di dalam online marketing. Perilaku konsumen yang terbiasa melakukan transaksi secara manual pun adalah problema tersendiri yang harus ditangani dengan serius oleh perusahaan. Pemanfaatan media online dan social media marketing harus mampu secara bertahap mengubah perilaku “manual” konsumen menjadi “online” sehingga investasi ini tidak menjadi loss budget yang sia-sia.

Ada beberapa cara atau tahapan yang dapat dilakukan untuk “memaksa” konsumen beralih menggunakan transaksi secara digital. Tahapan inilah yang sering terlewat oleh beberapa perusahaan, sehingga online marketing maupun social media marketing yang di-investasikan menjadi tidak maksimal.

Kebiasaan manusia adalah enggan beranjak dari zona aman dan nyaman. Hal ini harus dipahami bahwa penyebab utamanya adalah rasa aman dan kemudahan. Dua hal tersebut dapat kita atasi dengan :

  1. Memberikan informasi selengkap-lengkapnya mengenai segala hal yang terkait dengan transaksi secara online, seperti : prosedur transaksi, dan jaminan keamanan pada konsumen.
  2. Memberikan insentif yang membuat konsumen mendapatkan nilai “lebih” atas transaksi yang dilakukan melalui media online. Hal ini bisa kita contoh dari kebijakan Facebook yang hanya memberikan fitur khusus yang penting dan bermanfaat untuk pemilik brand jika menggunakan Facebook Page, bukan Profil. Sehingga pemilik brand “terpaksa” membuat FB Page tersendiri.
  3. Mengurangi fasilitas transaksi manual secara bertahap. Hal ini seperti memaksakan konsumen untuk beralih dan menggunakan transaksi online. Terkadang ini diperlukan khususnya untuk konsumen yang tidak tergoda dengan insentif. Apa yang dilakukan oleh Air Asia sangat tepat menggambarkan hal ini. Mereka mengurangi fasilitas loket check-in secara manual di bandara seraya menginformasikan bahwa check-in sebaiknya dilakukan secara online. Dan memang dalam website resmi mereka, fitur online check-in telah difungsikan secara penuh. Dengan ini sekaligus melakukan efisiensi agar antrian loket mereka tidak panjang.

Jika dilakukan dengan strategis dan terencana, online marketing dan social media marketing akan memberikan efisiensi cukup besar pada perusahaan, khususnya dalam bagian promosi dan marketing.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>