Cara Menjual Produk Yang Mahal
1 August 2016
Category:
Blog
Sales Views: 922
Comments: 0

Cara Menjual Produk Yang Mahal

Pernah mendengar brand Guci atau Louis Vuitton ? Brand-brand tersebut merupakan brand fashion yang dikenal memiliki harga jual tinggi. Sehingga konsumen yang membelinya pun datang dari kalangan jet set alias kelas atas.  Lalu, pernahkah terpikir bagaimana cara menjual produk mahal tersebut dan menarik konsumen yang banyak ?

Apalagi dengan harga jual yang tinggi membuat mangsa pasar untuk produk terkenal menjadi sangat terbatas. Karena hanya mereka yang memiliki daya beli saja yang mau merogoh koceknya untuk tas dengan harga ratusan juta misalnya. Sehingga sistem pemasaran atau promosi produk bermerek ini tentu berbeda dengan barang pasaran yang biasa.

Jual nilainya, bukan produknya

discount-saleDalam menjual produk mahal, maka yang sebaiknya ditonjolkan adalah nilai dari produk tersebut. Promosikan kelebihan atau keunggulan produk sehingga konsumen tidak akan keberatan dengan harga yang mahal.

Apalagi prduk tersebut lebih unggul dari produk lain yang sejenis. Buat konsumen untuk berpikir bahwa produk ini adalah barang yang mereka perlukan sehingga mereka akan membelinya.

Untuk langkah ini, pengetahuan Anda sebagai pejual akan produk sangatlah diperlukan. Tidak hanya pengetahuan dasar produk, tapi juga pengetahuan ekstra lain yang bisa menambah nilai dari produk tersebut. Seperti sejarah pembuatan, proses pembuatannya atau berapa jumlah produk tersebut dibuat. Percayalah, bahwa nilai non fisik tersebut cukup berperan dalam mendorong konsumen untuk membeli sebuah produk.

Gali kebutuhan konsumen dan arahkan pada nilai produk yang dijual

042827000_1446647561-Ilustrasi_KonsumenAnda harus bisa memancing konsumen untuk bercerita tentang produk seperti apa yang ia butuhkan. Dapatkan gambaran mengenai jenis produk yang sedang ia cari. Nah, dari gambaran tersebut Anda bisa menggiring konsumen pada produk yang Anda jual.

Ungkapkan bahwa apa yang menjadi kebutuhan mereka ada pada produk Anda. Beri mereka keyakinan tentang keunggulan produk.

Dengan menggali informasi dari konsumen ini, Anda bisa mencocokkan harapan konsumen dengan nilai-nilai dari produk yang Anda jual. Setelahnya Anda tinggal melakukan promosi yang meyakinkan. Biasanya konsumen akan mempertimbangkan produk tersebut jika memang dapat memenuhi apa yang mereka inginkan.

Berikan kesan eksklusif

kesan-pertama-770x511Masih berkaitan dengan nilai produk tadi, kesan eksklusif merupakan nilai produk secara fisik. Bagi sebagian orang, barang yang terlihat eksklusif sangatlah wajar jika dibandrol dengan harga yang mahal.

Karenanya, untuk menyeimbangkan harga jual yang tinggi, Anda harus bisa memoles produk tersebut agar terkesan berkelas dan eksklusif. Bukan dalam artian menipu, namun lebih kepada kreatifitas dalam packaging dan promosinya.

 

 

Jangan berpromosi secara terburu-buru

promotion-panoramic_166881111Gaya berpromosi untuk barang premium atau barang berkelas memang sedikit berbeda. Terlebih konsumen yang Anda hadapi pun tidaklah sama. Mereka kebanyakan lebih mementingkan tampilan dan nilai produk ketimbang harganya.

Sehingga untuk promosi barang mahal ini lakukan dengan lebih berkelas juga. Jangan langsung menawarkan produk dan membicarakan harganya, tapi tanyakan dulu jenis produk seperti apa yang mereka inginkan.

Dengan begitu konsumen akan lebih terbuka tentang produk yang diinginkan dan Anda pun bisa mendapat gambaran tentang ekspektasi konsumen pada produk Anda. Setelahnya baru jelaskan produk yang Anda jual dengan segala kelebihannya. Sebutkan kesamaan antara kelebihan produk dengan kebutuhan yang dicari oleh konsumen.

Buat agar harga produk tidak terasa mahal

expensive-destinationsBagaimana caranya ?  Tekankan sekali lagi tentang kegunaan produk serta kebutuhan konsumen yang bisa terpenuhi dengan produk tersebut. Artinya Anda harus benar-benar meyakinkan konsumen bahwa produk tersebut sangat tepat bagi mereka, sehingga harga menjadi pertimbangan yang kesekian.

Atau bisa juga dengan menambahkan bonus dan keuntungan lain ketika membeli produk mahal tersebut. Sehingga uang yang dikeluarkan konsumen cukup sepadan dengan apa yang bisa mereka dapatkan.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>