Bahasa Tubuh yang Perlu Diketahui untuk Memahami Pelanggan Anda
27 July 2016
Category:
Blog
Service Excellence Views: 1,216
Comments: 0

Bahasa Tubuh yang Perlu Diketahui untuk Memahami Pelanggan Anda

Sebagai pelaku usaha, Anda diharapkan dapat memperlakukan pelanggan seperti raja. Mengikuti apa yang diinginkan oleh pelanggan, dan memperbaiki kesalahan saat pelanggan merasa kurang puas dengan pelayanan. Intinya adalah Anda perlu memahami pelanggan melalui bahasa tubuh. Dengan mengetahui bahasa tubuh yang ditunjukkan oleh pelanggan, diharapkan Anda dapat memahami apa yang diinginkan oleh mereka. Tanpa pelanggan Anda mengutarakannya terlebih dahulu. Berikut ini adalah bahasa tubuh yang perlu Anda ketahui.

Bahasa Tubuh Melalui Mimik Wajah

wajahSetiap pelanggan yang Anda temui, pasti akan menunjukkan mimik wajah yang berbeda. Ada yang menunjukkan nilai positif dan negatif. Bahasa mimik wajah pelanggan Anda yang menunjukkan nilai positif adalah sebagai berikut.

Konsisten setiap melakukan kontak mata dengan lawan bicara, posisi kepala miring ke bagian samping, bagian alis mata terangkay, serta tidak ragu saat perlu menganggukkan kepala.

Kemudian bahasa ekspresi wajah pelanggan Anda yang menunjukkan nilai negatif adalah sebagai berikut.

Lihatlah bagian sudut bibir, jika menyeringai saat diajak berbicara, dapat dipastikan ada rasa kurang puas dari pelayanan Anda. Jika hidung dan dahi pelanggan Anda terlihat mengkerut, maka pelanggan Anda seperti kurang paham dengan pelayanan Anda. Dan jika pelanggan Anda sudah mengalihkan perhatian saat diberikan penjelasan, maka mereka merasa tidak terpenuhi haknya sebagai pelanggan untuk menerima pelayanan yang pantas.

Bahasa Tubuh Pelanggan

Selain mimik wajah, memahami pelanggan juga dapat dilakukan melalui penilaian positif dan negatif bahasa tubuh. Bahasa tubuh pelanggan Anda menunjukkan nilai positif jika tubuhnya tegap atau membusungkan dada ketika Anda layani dan sudah menerima pelayanan sesuai harapannya. Sebaliknya, jika bahasa tubuh pelanggan Anda menunjukkan negatif, maka akan terlihat seperti berikut.

Bahasa tubuh yang dikenal dengan istilah Lint Picker, jika pelanggan Anda sudah menggerakkan sikap yang kurang pas atau mulai memegang bagian lengan tangan, tandanya mereka bosan dengan pembicaraan yang Anda bangun. Jika sudah demikian, maka sudahi pembicaraan dan bertanyalah apa yang pelanggan Anda inginkan.

Bahasa Tubuh Melalui Gerakan Tangan

Customer-Care-Pic4-Act-NowGerakan tangan tanpa disadari ternyata juga dapat dilakukan untuk memahami pelanggan Anda menunjukkan nilai positif atau negatif.

Pelanggan yang menunjukkan nilai positif, maka telapak tangan akan mantap ketika diajak berjabat tangan. Serta ketika ada benda di sekelilingnya dipegang ketika sedang Anda layani, maka pelanggan tersebut merasa mantap bekerjasama dengan Anda.

Kemudian pelanggan akan menunjukkan nilai negatif jika seperti berikut ini. Ketika pelanggan ragu dengan informasi yang Anda berikan, maka gerakan kedua telapak tangan akan saling digosokkan. Termasuk jika pelanggan mentautkan jari-jari tangan, maka pelanggan merasa tidak nyaman dengan pelayanan Anda.

Bahasa Tubuh Melalui Gerakan Kaki

Successfully-Run-a-Small-BusinessGerakan kaki juga dapat menjadi bahasa tubuh untuk memahami pelanggan Anda. dari gerakan kaki kecil saja dapat memberikan penilai positif maupun negatif.

Perhatikan gerakan kaki pelanggan Anda yang menunjukkan nilai positif berikut ini. Yaitu, ketika duduk, kaki tidak terbuka lebar ataupun terlalu rapat dengan kedua lutut.

Kemudian perhatikan gerakan kaki pelanggan yang menunjukkan nilai negatif terhadap pelayanan Anda berikut ini. Yaitu, kedua kaki tidak dapat diam di tempat, baik ketika duduk ataupun berdiri. Merasa tidak jenak dengan keadaan saat itu, biasanya pelanggan Anda akan menggerakkan kaki ke kanan atau ke kiri untuk menghilangkan rasa bosan.

Jadilah pelaku usaha yang dapat memahami pelanggan. Ketika pelanggan merasa kurang puas dengan pelayanan, maka segera perbaiki. Dan ketika pelanggan merasa sudah puas dengan pelayanan Anda, maka pertahankan bentuk pelayanan tersebut.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>