6 Cara Membuat Janji (Making Appointment)
28 September 2016
Category:
Blog
Sales Views: 4,518
Comments: 0

6 Cara Membuat Janji (Making Appointment)

Cara Jitu Membuat Janji

Bagaimana cara membuat janji atau making appointment? Pada kesempatan kali ini akan diberikan teknis membuat janji sepelu acara Home Meeting mengundang prospek atau klien Anda ke rumah. Tujuan dari membuat janji tidak lain yaitu agar Anda dapat menjelaskan bisnis secara langsung dan menyeluruh.

Berkaitan dengan hal ini ada baiknya bila Anda menyiapkan presentasi yang dibantu oleh upline atau sponsor yang lebih berpengalaman. Agar Anda dapat membuat presentasi yang baik, jelas, dan menarik. Jadi penyampaian informasi tidak berlangsung sepotong-potong yang mana berisiko pada batalnya kerjasama. Karena dengan bertatap muka pastinya juga terbuka kesempatan membangun jaringan pendekatan secara profesional, efektif, dan efisien.

Keuntungan dari membuat janji yaitu menghemat waktu dan mengetahui apakah klien memiliki ketertarikan dan dalam kondisi siap menerima Anda atau malah sebaliknya. Sehingga membuat janji sangat penting terutama bagi Anda yang tengah mencoba usaha baru. Lantas bagaimana cara membuat janji? Berikut langkah-langkahnya:

1. Ice Breaking (Pembukaan)

bigstock_happy_business_colleagues_shak_4733663

Saat Anda membuat janji dengan klien, umumnya diawali dengan pembicaraan basa-basi. Namun, jangan lupa jalan atau malah berbicara tida

k penting berkepanjangan. Lakukan pembukaan sebagai ice breaking singkat dan seperlunya saja. Setelah itu giring ke pembicaraan inti.

2.  Alasan Berbicara Singkat

Sebisa mungkin ciptakan keterbatasan waktu saat Anda membuat janji. Hal ini bertujuan memberi kesan bahwa Anda tidak bisa terlalu lama menelepon. Alasa

n berbicara singkat ini tidak lain yaitu guna menghindari munculnya pertanyaan-pertanyaan yang mengharuskan Anda memberi penjelasan melalui telepon.

Tentu bisa berisiko bila semua sudah Anda jelaskan di telepon, yang mana malah bisa membuat klien tidak perlu bertemu karena merasa sudah cukup jelas.

 

 

time-management1

3. Dapatkan Kesesuaian Waktu dengan Klien

Dari pembicaraan singkat dapatkan kecocokan waktu antara Anda dengan klien. Pastikan benar bahwa klien Anda tidak memiliki acara pada hari yang sudah ditetapkan. Tanyakan baik-baik apakah klien memiliki agenda dan sibuk pada waktu yang dijanjikan.

Bila memang ada kesibukan, tawarkan opsi waktu kedua. Bila masih tidak memungkinkan, akhiri pembicaraan dan hindari memberi tawaran waktu lain karena hanya menimbulkan kesan Anda yang sangat membutuhkan bertemu dengan klien.

 

4. Berikan Undangan Kepada Klien Anda

c86049c153834e384c69e78dcb676555Bila sudah mendapatkan kecocokan waktu, jangan ragu untuk mengundang klien tanpa harus menyebutkan nama bisnis Anda. Akan lebih baik bila dalam cara membuat janji ini Anda menggunakan istilah kerjasama atau proyek.

 

 

5. Jawab Pertanyaan dengan Diakhiri Pertanyaan

Bila sekiranya ada pertanyaan atau mungkin permintaan yang meminta Anda menjelaskan terkait bisnis, usahakan Anda tidak terpancing untuk menjelaskan. Ingat usaha Anda tidak bisa dijelaskan sepotong-sepotong apalagi melalui telepon. Pasalnya informasi yang tidak lengkap bisa jadi malah membuat klien Anda menilai usaha sebelah mata. Oleh karena itu, jawab pertanyaan secara singkat dan sebisa mungkin akhiri dengan pertanyaan.

6. Konfirmasi

Bila klien Anda sudah menyatakan diri bersedia hadir, jangan lupa untuk konfirmasi. Konfirmasi dibutuhkan guna memberi penekanan pada klien Anda bahwa acara janji yang sudah dibuat sangat penting. Sehingga bila memang harus membatalkan janji, klien mesti menghubungi Anda.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda coba. Manfaatkan telepon untuk membuat janji. Selain menghemat waktu, Anda dapat mempersiapkan kata-kata yang perlu diucapkan kepada klien. Bahkan Anda bisa juga meniru beberapa contoh cara membuat janji dari internet atau sumber relevan lainnya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>